Saturday, January 26, 2008
ketika lo hidup ini tampak tidak indah lagi
Ketika lo udah ngerasa hidup ini tidak indah lagi dan tampak tidak menyenangkan lagi, apa yang bakalo lo lakuin? .. kirim jawabannya ke gw yak.
Sunday, December 16, 2007
Jiffest 2007
Oleh-oleh dari Jiffest 2007.

Sebuah film dokumenter terbaik jiffest 2007. Tentang 3 orang kondutor berbeda. Adi M.S. kondutor twili orkestra yg punya keinginan bagaimana musik symponi ataupun klasik bisa diterima oleh siapapun juga seperti halnya musik pop / rock serta punya keinginan agar di Indonesia ada gedung orkestra. P' dibyo konduktor PSM paragita UI. Dan Yuli konduktor supoter arema malang. Pertama kali kita akan disuguhkan gegap gempita suporter arema dengan kompak menyanyikan lagi singo edan yg berarasemen cucok rowo dgn gaya-gaya yg lucu dan menjatuhkan lawan. Semua gerakan dan lagu yg dinyanyikan bersama-sama hampir sekitar puluhan ribu suporter arema ini hanya dikonduktorin satu orang saja. Mungkin ini baru pertama kalinya di dunia seorang pemuda bisa membawa emosi hampir seluruh penonton kesebelasannya dan hanya Arema yg bisa ngedatengin suporter dgn kemampuan seperti itu. Andi M.S mungkin boleh dikatakan konduktor musik konser yg tidak idealis gara2 dia tidak mau strict dgn lagu2 dan tempat yg dibawakannya. Tujuan dia cuman satu gimana cara musik konser / klasik bisa diterima oleh seluruh orang seperti halnya pop/dangdut. Ini mungkin juga baru pertama kali musik konser diperdengarkan di lapangan bola. Dan yang terakhir adalah pak dibyo yg mampu mengatur 2000 mahasiswa UI untuk bernyayi dalam wisuda. Masalah akustik bagi dia tidak penting, yang penting ga fals dan semua 2000 mahasiswa bisa bernyanyi SATB.
Kebangkitan film dokumenter di Indonesia udah mulai terlihat jelas. Pertunjukkan non gratis saja mampu meramaikan satu gedung blitz yg boleh dikatakan pangsa pasar film dokumenter sudah mulai naik tajam. Ini tidak hanya terjadi di Indonesia, An unconvinent truth nya al gore mampu mendapatkan piala oscar. Tema yg dipilih juga bagus, ttg sosok kepemimpinan, bagaimana sih culture kepemimpinan di Indonesia. Jika dikaitkan dengan budaya, inilah budaya Indonesia yaitu society from grass root. Seperti halnya arema, demokrasi terlihat jelas, jika lagu2 dan yel2nya jelek ya ga akan diterima. Ga semua orang emang dilahirkan untuk menjadi pemimpin tapi ga semua calon pemimpin dapat menjadi pemimpin tanpa sebuah proses. Yuli bisa jadi konduktor legendaris diawali dari dandanan norak dia yg selalu mau tampil ke depan. Adi M.S harus sekolah musik dan mengabaikan larangan ortunya gara2 di musik dianggap ga ada masa depan.

Tentang kisah cinta seorang pemimpin gank yg tak diketahui oleh orang yg dicintainya sampai dengan akhirnya waktu menjemput baru si orang itu tahu. Tapi apakah terlambat? ternyata ga semua mimpi harus diwujudkan saat itu juga. Ada suatu momen yg kadang harus ditunggu meski itu hanya beberapa detik tapi mampu melengkapi segalanya.
Sebuah film dari julie delpy yg dulu terkenal dgn before sunrise dan after sunset. Tentang sock culturer kehidupan si wanita dahulu di kampung nya sebagai wanita nerd yg pernah ber-hs dgn mantan2nya dan ternyata membuat si pria menaruh curiga berbagai macam.

Sebuah dokumenter unik di sebuah sekolah SD di cina yg masih bernergara sosialis. Yaitu bagaimana sebuah proses demokrasi di terapkan di sekolah dasar dalam pemilihan ketua kelas. Ada 3 calon, dimana salah seorangnya adalah ketua kelas yg lama. Pada awalnya calon pria pertama mampu mengambil hati temen2 mereka untuk memilih dia dan menjatuhkan lawan mulai dari menyuruh si kawan untuk mencemooh dan membuat ribut ketika ada kandidat lainnya yg berkampanye. Masing2 calon berlatih untuk menampilkan diri yg baik dan berpidato, bahkan mereka dilatih oleh ortu mereka untuk berdebat. Mulai dari soal demokrasi sampai kediktatoran. Popularitas si pria ini jatuh oleh popularitas mantan ketu kelas oleh karena kalah berdebat. Dan begitu proses perhitungan selesai, pria dan wanita yg kalah ini menangis, begitu juga dgn pendukungnya, meski pada akhirnya mereka mampu menerima kekalahan mereka. Well gimana ya jika ini diberlakukan ke anak2 SD di Indonesia.
Tentang keluarga imigran dari italia yg hijrah ke amerika karena melihat kalo di amerika ada wortel2 besar, pohon uang dan labu2 besar. Tapi mereka harus melewati berbagai macam proses menjadi warga negara U.S dengan kemungkinan tercerai beraikan.

Sebuah cerita dari arswendo yg khas sekali dengan nilai2 keluhuran lokal. Tentang seorang anak pematung yg jago mematung sekaligus jago menaklukan 2 orang wanita. Si anak digambarkan sebagai sosok cerdas dan jujur apa adanya yg mesti harus menerima hadiah dari bukan sebuah karyanya dan ia malah mengembalikan hadiah tersebut dan membuat marah bupati. Si anak diskors dan akhirnya mendapatkan kehormatannya kembali setelah karya orisinil lainnya dia mampu menjadi juara.
Ada banyak sebenarnya kearifan2 lokal yg bisa digali dan diinformasikan. Serangan informasi dari luar di Indonesia sangat2 tinggi yang membuat anak2 indonesia kehilangan jati dirinya. Sebut saja, apakah masih ada sistem gotong royong membersihkan kelas bersama di kota2 besar? apakah seni tari dsb masih diajarkan di sekolah2? Ini harusnya menjadi tanggung jawab pemeritah juga bagaimana mengkampanyekan kearifan2 lokal tersebut kalo kita ga pengen indonesia kehilang pemimpinan 20 thn lagi

Yunta militer di argentina yg menangkap orang2 yg dianggap pemberontak. Tidak semua orang ternyata bener2 pemberontak, kebanyakan adalah kambing hitam / bernasib sial diadukan namanya oleh para pemberontak dgn tujuan agar temen2 mereka selamat. Jadi ingat kisah larung dan bulan jingga dalam kepala, bagaimana para aparat dgn menggunakan kekerasan menggali informasi dari para tersangka tanpa didampingi pengacara. Para salah tangkap tersebut akhirnya sadar bahwa mereka ga bisa gantungin hidup mereka dari belas kasian, mereka harus mencari kepastian mereka sendiri dengan kabur.
The conducter

Sebuah film dokumenter terbaik jiffest 2007. Tentang 3 orang kondutor berbeda. Adi M.S. kondutor twili orkestra yg punya keinginan bagaimana musik symponi ataupun klasik bisa diterima oleh siapapun juga seperti halnya musik pop / rock serta punya keinginan agar di Indonesia ada gedung orkestra. P' dibyo konduktor PSM paragita UI. Dan Yuli konduktor supoter arema malang. Pertama kali kita akan disuguhkan gegap gempita suporter arema dengan kompak menyanyikan lagi singo edan yg berarasemen cucok rowo dgn gaya-gaya yg lucu dan menjatuhkan lawan. Semua gerakan dan lagu yg dinyanyikan bersama-sama hampir sekitar puluhan ribu suporter arema ini hanya dikonduktorin satu orang saja. Mungkin ini baru pertama kalinya di dunia seorang pemuda bisa membawa emosi hampir seluruh penonton kesebelasannya dan hanya Arema yg bisa ngedatengin suporter dgn kemampuan seperti itu. Andi M.S mungkin boleh dikatakan konduktor musik konser yg tidak idealis gara2 dia tidak mau strict dgn lagu2 dan tempat yg dibawakannya. Tujuan dia cuman satu gimana cara musik konser / klasik bisa diterima oleh seluruh orang seperti halnya pop/dangdut. Ini mungkin juga baru pertama kali musik konser diperdengarkan di lapangan bola. Dan yang terakhir adalah pak dibyo yg mampu mengatur 2000 mahasiswa UI untuk bernyayi dalam wisuda. Masalah akustik bagi dia tidak penting, yang penting ga fals dan semua 2000 mahasiswa bisa bernyanyi SATB.
Kebangkitan film dokumenter di Indonesia udah mulai terlihat jelas. Pertunjukkan non gratis saja mampu meramaikan satu gedung blitz yg boleh dikatakan pangsa pasar film dokumenter sudah mulai naik tajam. Ini tidak hanya terjadi di Indonesia, An unconvinent truth nya al gore mampu mendapatkan piala oscar. Tema yg dipilih juga bagus, ttg sosok kepemimpinan, bagaimana sih culture kepemimpinan di Indonesia. Jika dikaitkan dengan budaya, inilah budaya Indonesia yaitu society from grass root. Seperti halnya arema, demokrasi terlihat jelas, jika lagu2 dan yel2nya jelek ya ga akan diterima. Ga semua orang emang dilahirkan untuk menjadi pemimpin tapi ga semua calon pemimpin dapat menjadi pemimpin tanpa sebuah proses. Yuli bisa jadi konduktor legendaris diawali dari dandanan norak dia yg selalu mau tampil ke depan. Adi M.S harus sekolah musik dan mengabaikan larangan ortunya gara2 di musik dianggap ga ada masa depan.
Cyrano Fernandez

Tentang kisah cinta seorang pemimpin gank yg tak diketahui oleh orang yg dicintainya sampai dengan akhirnya waktu menjemput baru si orang itu tahu. Tapi apakah terlambat? ternyata ga semua mimpi harus diwujudkan saat itu juga. Ada suatu momen yg kadang harus ditunggu meski itu hanya beberapa detik tapi mampu melengkapi segalanya.
2 days in paris
Sebuah film dari julie delpy yg dulu terkenal dgn before sunrise dan after sunset. Tentang sock culturer kehidupan si wanita dahulu di kampung nya sebagai wanita nerd yg pernah ber-hs dgn mantan2nya dan ternyata membuat si pria menaruh curiga berbagai macam.Please vote me

Sebuah dokumenter unik di sebuah sekolah SD di cina yg masih bernergara sosialis. Yaitu bagaimana sebuah proses demokrasi di terapkan di sekolah dasar dalam pemilihan ketua kelas. Ada 3 calon, dimana salah seorangnya adalah ketua kelas yg lama. Pada awalnya calon pria pertama mampu mengambil hati temen2 mereka untuk memilih dia dan menjatuhkan lawan mulai dari menyuruh si kawan untuk mencemooh dan membuat ribut ketika ada kandidat lainnya yg berkampanye. Masing2 calon berlatih untuk menampilkan diri yg baik dan berpidato, bahkan mereka dilatih oleh ortu mereka untuk berdebat. Mulai dari soal demokrasi sampai kediktatoran. Popularitas si pria ini jatuh oleh popularitas mantan ketu kelas oleh karena kalah berdebat. Dan begitu proses perhitungan selesai, pria dan wanita yg kalah ini menangis, begitu juga dgn pendukungnya, meski pada akhirnya mereka mampu menerima kekalahan mereka. Well gimana ya jika ini diberlakukan ke anak2 SD di Indonesia.
Golden Door
Tentang keluarga imigran dari italia yg hijrah ke amerika karena melihat kalo di amerika ada wortel2 besar, pohon uang dan labu2 besar. Tapi mereka harus melewati berbagai macam proses menjadi warga negara U.S dengan kemungkinan tercerai beraikan.Anak-anak borobudur

Sebuah cerita dari arswendo yg khas sekali dengan nilai2 keluhuran lokal. Tentang seorang anak pematung yg jago mematung sekaligus jago menaklukan 2 orang wanita. Si anak digambarkan sebagai sosok cerdas dan jujur apa adanya yg mesti harus menerima hadiah dari bukan sebuah karyanya dan ia malah mengembalikan hadiah tersebut dan membuat marah bupati. Si anak diskors dan akhirnya mendapatkan kehormatannya kembali setelah karya orisinil lainnya dia mampu menjadi juara.
Ada banyak sebenarnya kearifan2 lokal yg bisa digali dan diinformasikan. Serangan informasi dari luar di Indonesia sangat2 tinggi yang membuat anak2 indonesia kehilangan jati dirinya. Sebut saja, apakah masih ada sistem gotong royong membersihkan kelas bersama di kota2 besar? apakah seni tari dsb masih diajarkan di sekolah2? Ini harusnya menjadi tanggung jawab pemeritah juga bagaimana mengkampanyekan kearifan2 lokal tersebut kalo kita ga pengen indonesia kehilang pemimpinan 20 thn lagi
Buenos Aires 1977

Yunta militer di argentina yg menangkap orang2 yg dianggap pemberontak. Tidak semua orang ternyata bener2 pemberontak, kebanyakan adalah kambing hitam / bernasib sial diadukan namanya oleh para pemberontak dgn tujuan agar temen2 mereka selamat. Jadi ingat kisah larung dan bulan jingga dalam kepala, bagaimana para aparat dgn menggunakan kekerasan menggali informasi dari para tersangka tanpa didampingi pengacara. Para salah tangkap tersebut akhirnya sadar bahwa mereka ga bisa gantungin hidup mereka dari belas kasian, mereka harus mencari kepastian mereka sendiri dengan kabur.
Thursday, December 6, 2007
sudahlah
Kadang kita tidak pernah tahu dengan siapa kita bertemu hari ini, pun kita tidak pernah tahu apakah dalam pertemuan itu akan terjadi rasa senang atau sedih. Semesta terlalu kompleks dan besar untuk menjawab semua itu. Masa depan terlalu rumit untuk diperkirakan. Pikiran dewa saja bisa meleset. Ada sebab ada akibat. Hanya para buddha katanya yang mampu mengurai benang sebab dan akibat tersebut sehingga manusia mampu mengetahui dimana ia harus berbuat. Tapi tetap manusia tidak bisa mempermainkan semesta meskipun mampu menjadi buddha.
Ada pilihan-pilihan yang kadang sudah ditentukan. kadang manusia dihadapkan pada kenyataan yang tidak bisa memilih, kadang pilihan2 itu sendiri terlalu terbatas. Pilihan2 itu juga kadang membatasi hidup kita. Tapi apakah benar kita tidak mampu memilih dan menjadi terbatasi. Laut dikejauhan tampak datar, pikiran manusialah yang membatasi itu semua, sehingga menjadikannya itu sebagai suatu penderitaan. Kenapa harus dibatasi, karena memang itulah ukuran yang tepat bagi seorang manusia. Semua sistem didunia ini pasti memiliki kondisi optimal dimana disanalah keseimbangan itu terjadi, begitu juga kehidupan manusia. Tidak semua keinginan dapat diwujudkan, bukannya tidak mungkin diwujudkan tapi yang tidak sesuai dengan takaran pasti memerlukan harga tambahan yang harus dibayar dan berimplikasi pada hilangnya keseimbangan yang lainnya. Begitu juga dengan setiap milidetik kehidupan manusia. Jika kita bisa tahu batas kemampuan kita dan tahu seberapa besar yg seharusnya kita tanggung maka dengan mengoptimalkan itu kita tidak akan mengganggu keseimbangan yang lainnya. Seperti halnya hukum alam, seekor singa hanya akan makan 1 ekor kijang setiap minggu, dia tidak akan makan berlebih karena dia tahu eksistensitasnya akan terganggu jika dia mengganggu yang lainnya.
manusia juga mengalami hal yang sama, jika kita berbuat sesuatu melebihi kapasitas kita maka akan terjadi gangguan pada keseimbangan yang lain. Makanya itu ada analogi bahwa hidup manusia itu harusnya seperti aliran sungai, aliran sungai bisa saja buat aliran baru, tapi ada effort yg harus dikeluarkan meskipun pada ujung-ujung nya adalah sebuah muara. Jadi kemanakah muara manusia, kematiankah? ternyata bukan, muara hidup manusia adalah bersatu dengan alam, manusia diciptakan dari energi dan kembali menjadi energi berbaur dengan alam semesta, kita adalah semesta, keberadaan kita menentukan keberadaan yang lain, apa yg kita alami akan berhubungan dengan apa yg orang lain alami, jadi jalankan saja peran itu sebaik-baiknya karena peran itu tidak akan membosankan. Yakinlah kita tidak akan sendiri, kesendirian yang kita rasakan adalah hasil berbagi dengan kesendirian yang orang lain rasakan.
Ada pilihan-pilihan yang kadang sudah ditentukan. kadang manusia dihadapkan pada kenyataan yang tidak bisa memilih, kadang pilihan2 itu sendiri terlalu terbatas. Pilihan2 itu juga kadang membatasi hidup kita. Tapi apakah benar kita tidak mampu memilih dan menjadi terbatasi. Laut dikejauhan tampak datar, pikiran manusialah yang membatasi itu semua, sehingga menjadikannya itu sebagai suatu penderitaan. Kenapa harus dibatasi, karena memang itulah ukuran yang tepat bagi seorang manusia. Semua sistem didunia ini pasti memiliki kondisi optimal dimana disanalah keseimbangan itu terjadi, begitu juga kehidupan manusia. Tidak semua keinginan dapat diwujudkan, bukannya tidak mungkin diwujudkan tapi yang tidak sesuai dengan takaran pasti memerlukan harga tambahan yang harus dibayar dan berimplikasi pada hilangnya keseimbangan yang lainnya. Begitu juga dengan setiap milidetik kehidupan manusia. Jika kita bisa tahu batas kemampuan kita dan tahu seberapa besar yg seharusnya kita tanggung maka dengan mengoptimalkan itu kita tidak akan mengganggu keseimbangan yang lainnya. Seperti halnya hukum alam, seekor singa hanya akan makan 1 ekor kijang setiap minggu, dia tidak akan makan berlebih karena dia tahu eksistensitasnya akan terganggu jika dia mengganggu yang lainnya.
manusia juga mengalami hal yang sama, jika kita berbuat sesuatu melebihi kapasitas kita maka akan terjadi gangguan pada keseimbangan yang lain. Makanya itu ada analogi bahwa hidup manusia itu harusnya seperti aliran sungai, aliran sungai bisa saja buat aliran baru, tapi ada effort yg harus dikeluarkan meskipun pada ujung-ujung nya adalah sebuah muara. Jadi kemanakah muara manusia, kematiankah? ternyata bukan, muara hidup manusia adalah bersatu dengan alam, manusia diciptakan dari energi dan kembali menjadi energi berbaur dengan alam semesta, kita adalah semesta, keberadaan kita menentukan keberadaan yang lain, apa yg kita alami akan berhubungan dengan apa yg orang lain alami, jadi jalankan saja peran itu sebaik-baiknya karena peran itu tidak akan membosankan. Yakinlah kita tidak akan sendiri, kesendirian yang kita rasakan adalah hasil berbagi dengan kesendirian yang orang lain rasakan.
Tuesday, December 4, 2007
Tiada yang pasti kecuali ketidakpastian itu sendiri
Aku tahu kemungkinan terelimanasi itu selalu ada, aku mengerti kemungkinan kalah pasti ada, aku sadari kemungkinan terpunahkan akan ada, tapi bukan permasalahan menang atau kalah, bertahan atau punah, tapi bagaimana kamu akan menang atau kalah, bagaimana kamu bertahan atau punah, dengan cara elegan atau cara buruk, dan pada akhirnya kekalahan itu tidak akan ada. Semua akan menjadi pemenang ketika semua mau berjuang bertahan hidup sampai akhir, karena jika ada yg menang maka harus ada yg kalah, dan akan selalu seperti itu.
Viva forever, I'll be waiting
Everlasting, like the sun
Live forever,
For the moment
Ever searching for the one
Everlasting, like the sun
Live forever,
For the moment
Ever searching for the one
Friday, November 30, 2007
comforting sounds
Comforting Sounds - Mew
i don't feel alright
in spite of these comforting sounds
you make
i don't feel alright
because you make promises
that you break
into your house
why don't we share our solitude?
nothing is pure anymore but solitude
it's hard to make sense
feels as if i'm sensing you
through a lens
if someone else comes
i'll just sit here listening to the drums
previously i never called it solitude
and probably you know
all the dirty shows i put on
blunted and exhausted like anyone
honestly i tried to avoid it
honestly
back when we were kids
we would always know when to stop
and now all the good kids are
messing up
nobody has gained or
accomplished anything
Keren banget nih musik sebagai obat penenang, pas banget kalo lagi ada yang nggak enak di hati bikin emosi lagi ga stabil dan pengen teriak sambil nangis-nangis dalam hati kenapa semua ini itu terjadi. Argghhhhhh .... .......
Tuesday, November 6, 2007
bukan hanya diam
Bukan hanya diam
(OST. Naga bonar jadi 2) by padi
Merasa kecup hangat sebentuk cinta
tlah terukir didalam jiwaku
seperti tetes embun menyegarkan hari
terciptakan keajaiban dihati
cinta bukan hanya sekedar kata
cinta tak hanya diam
aku yang berkelana mengarungi hidup
mencari untaian arti makna
apakah sesungguhnya balasan dari cinta …..??
meski bukan harta dunia semata
cinta bukan hanya sekedar kata
cinta bukan hanya pertautan hati
cinta bukan hasrat luapan jiwa
cinta tak hanya diam
jika mungkin bumi harus tergunjang badai
tapi, cinta takkan mungkin hilang
cinta bukan hanya sekedar kata
cinta bukan hanya pertautan hati
cinta bukan hasrat luapan jiwa
cinta adalah cinta. . .
(OST. Naga bonar jadi 2) by padi
Merasa kecup hangat sebentuk cinta
tlah terukir didalam jiwaku
seperti tetes embun menyegarkan hari
terciptakan keajaiban dihati
cinta bukan hanya sekedar kata
cinta tak hanya diam
aku yang berkelana mengarungi hidup
mencari untaian arti makna
apakah sesungguhnya balasan dari cinta …..??
meski bukan harta dunia semata
cinta bukan hanya sekedar kata
cinta bukan hanya pertautan hati
cinta bukan hasrat luapan jiwa
cinta tak hanya diam
jika mungkin bumi harus tergunjang badai
tapi, cinta takkan mungkin hilang
cinta bukan hanya sekedar kata
cinta bukan hanya pertautan hati
cinta bukan hasrat luapan jiwa
cinta adalah cinta. . .
nb. keren banget, apalagi pas adegannya. Ngomong-ngomong tentang keajaiban, ternyata banyak keajaiban kecil terjadi dalam hidup tanpa menunggu keajaiban besar terjadi. Hanya dari sebuah sentuhan kecil mampu membuat darah berpacu lebih cepat Hanya dari sebuah bayangan diri di mata mampu membuat jiwa berarti. Hanya dari sebuah kata-kata pendek mampu membuat tersenyum. Hanya dari sebuah bayangan sepersekian detik di otak kanan mampu meyakinkan diri bahwa esok kan ada harapan disana.
"kamu ada maka saya ada"
"kamu ada maka saya ada"
Tuesday, October 9, 2007
Bulan jingga dalam kepala

Istana Merdeka diduduki seratusan ribu mahasiswa untuk menangkap seorang diktator, Presiden Jenderal Suprawiro. Sang presiden tertembak mati dan digantung terbalik seperti pemimpin fasis Italia, Benito Mussolini. Puteri bungsu presiden, Bulan Pratiwi (5 tahun) tertembak juga secara tidak sengaja oleh sang tokoh mahasiswa, Surianata, ketika melindungi kekasihnya, Bunga Langit. Kematian Bulan Pratiwi inilah pemicu "pertempuran dunia batin" Surianata hingga detik terakhirnya.
Fiksi sejarah politik Indonesia dan dunia kontemporer, melukiskan hiruk-pikuk gerakan mahasiswa Indonesia di abad XX. Anak-anak muda 'idealis dan pemarah' dengan pergulatan batin sebagai manusia kongkret ketika kekerasan silih berganti di tengah pertarungan kekuasaan dan kebebasan. Berlatar istana hingga sel penuh kekerasan di Penjara Nusakambangan, Penjara Sukamiskin, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Kuil Yasukuni Tokyo, horor Hiroshima, Kamp Konsentrasi Nazi Sachsenhausen dan Holocaust Memorial Berlin.
Bulan Jingga dalam Kepala mengajak Anda bertamasya jiwa ke dunia realis dan surealis tentang tragedi, kerapuhan hidup, serta keserbamungkinan pilihan manusia.
Penggalan sinopsis dari tuh novel. Gabungan dari saksi sejarah, cita-cita dan fiksi realis. Ada beberapa nama-nama yg disamarkan seperti :
Jenderal Suprawiro = Jenderal Suharto
Mabara ITB = Menwa ITB
Wardoyo Ali = Wiranto arismunandar (mantan rektor ITB)
Ismaya Saputra = Indrajati Sidi (mantan PR3 ITB)
Lembaga Intelejen Nasional = BIN
dll
Mereka menamakan sebagai kelompok sokrates (kelompok sepuluh bandung) yang beranggotakan 10 mahasiswa (aslinya bandung semua) yg merencanakan demo serentak di jakarta. Semoga bisa menjadi novel tandingan dari jomblo ..
berikut ini beberapa referensi terkait dengan peristiwa 5 agustus (rudini)
Kebijakan Represif Rektor ITB :
Prof. Ir. Wiranto Arismunandar
Tahun: 1989-1996
No Kasus 1
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Peristiwa 5 Agustus
Peristiwa/kejadian : Aksi penolakan kehadiran Mendagri, Rudini, di ITB
Tindakan Rektorat : 9 Mahasiswa DO, 30 Mahasiswa skorsing (1-4 semester), 4
Mahasiswa peringatan keras.
No Kasus 2
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Peristiwa 3 November
Peristiwa/kejadian : Demonstrasi menuntut pencabutan SK DO atas peristiwa 5
Agustus
Tindakan Rektorat : Pemukulan terhadap mahasiswa oleh orang-orang tak
dikenal yang dikerahkan rektorat
No Kasus 3
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Pelarangan KPM
Peristiwa/kejadian : KPM dituduh sebagai motor aksi 5 Agustus
Tindakan Rektorat : KPM dilarang di ITB
No Kasus 4
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Penutupan kampus selama 72 jam bagi mahasiswa ITB
Peristiwa/kejadian : Penutupan kampus dan pemberlakuan jam malam
Tindakan Rektorat : Melarang mahasiswa untuk memasuki kampus selama 72 jam
No Kasus 5
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Penutupan Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa (OS KM) bagi mahasiswa
angkatan 1988
Peristiwa/kejadian : Kegiatan ini dilarang karena ketuanya terlibat
peristiwa 5 Agustus
Tindakan Rektorat : Kegiatan OS KM tidak di izinkan
No Kasus 6
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Badan Koordinasi Mahasiswa Bandung
Peristiwa/kejadian : Pelarangan menjadikan ITB sebagai sekretariat BKMB
Tindakan Rektorat : Pelarangan menjadikan ITB sebagai sekretariat BKMB
No Kasus 7
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Penyegelan sekretariat Program Pengenalan Lingkungan Kampus (PPLK)
Peristiwa/kejadian : PPLK dianggap sebagai markas KPM
Tindakan Rektorat : Sekretariat PPLK di segel
No Kasus 8
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Pencabutan status mahasiswa Geofisika
Peristiwa/kejadian : Korban mencatat nomor mobil tugas bakorstanasda
DO bagi mahasiswa tersebut dengan alasan status sarjana muda
No Kasus 9
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Penggunaan sekretariat PPLK, Grup Apresiasi Sastra (GAS), lap. Basket
Peristiwa/kejadian : Menggunakan fasilitas ruangan dan lapangan tanpa izin
Tindakan Rektorat : 2 mahasiswa diberi peringatan keras
No Kasus 10
Tahun Peristiwa: 1990
Kasus: Peringatan peristiwa 5 Agustus
Peristiwa/kejadian : Peristiwa 5 Agustus tidak patut diperingati
Tindakan Rektorat : Ancaman sanksi bagi yang melakukannya
Fiksi sejarah politik Indonesia dan dunia kontemporer, melukiskan hiruk-pikuk gerakan mahasiswa Indonesia di abad XX. Anak-anak muda 'idealis dan pemarah' dengan pergulatan batin sebagai manusia kongkret ketika kekerasan silih berganti di tengah pertarungan kekuasaan dan kebebasan. Berlatar istana hingga sel penuh kekerasan di Penjara Nusakambangan, Penjara Sukamiskin, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Kuil Yasukuni Tokyo, horor Hiroshima, Kamp Konsentrasi Nazi Sachsenhausen dan Holocaust Memorial Berlin.
Bulan Jingga dalam Kepala mengajak Anda bertamasya jiwa ke dunia realis dan surealis tentang tragedi, kerapuhan hidup, serta keserbamungkinan pilihan manusia.
Penggalan sinopsis dari tuh novel. Gabungan dari saksi sejarah, cita-cita dan fiksi realis. Ada beberapa nama-nama yg disamarkan seperti :
Jenderal Suprawiro = Jenderal Suharto
Mabara ITB = Menwa ITB
Wardoyo Ali = Wiranto arismunandar (mantan rektor ITB)
Ismaya Saputra = Indrajati Sidi (mantan PR3 ITB)
Lembaga Intelejen Nasional = BIN
dll
Mereka menamakan sebagai kelompok sokrates (kelompok sepuluh bandung) yang beranggotakan 10 mahasiswa (aslinya bandung semua) yg merencanakan demo serentak di jakarta. Semoga bisa menjadi novel tandingan dari jomblo ..
berikut ini beberapa referensi terkait dengan peristiwa 5 agustus (rudini)
Kebijakan Represif Rektor ITB :
Prof. Ir. Wiranto Arismunandar
Tahun: 1989-1996
No Kasus 1
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Peristiwa 5 Agustus
Peristiwa/kejadian : Aksi penolakan kehadiran Mendagri, Rudini, di ITB
Tindakan Rektorat : 9 Mahasiswa DO, 30 Mahasiswa skorsing (1-4 semester), 4
Mahasiswa peringatan keras.
No Kasus 2
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Peristiwa 3 November
Peristiwa/kejadian : Demonstrasi menuntut pencabutan SK DO atas peristiwa 5
Agustus
Tindakan Rektorat : Pemukulan terhadap mahasiswa oleh orang-orang tak
dikenal yang dikerahkan rektorat
No Kasus 3
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Pelarangan KPM
Peristiwa/kejadian : KPM dituduh sebagai motor aksi 5 Agustus
Tindakan Rektorat : KPM dilarang di ITB
No Kasus 4
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Penutupan kampus selama 72 jam bagi mahasiswa ITB
Peristiwa/kejadian : Penutupan kampus dan pemberlakuan jam malam
Tindakan Rektorat : Melarang mahasiswa untuk memasuki kampus selama 72 jam
No Kasus 5
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Penutupan Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa (OS KM) bagi mahasiswa
angkatan 1988
Peristiwa/kejadian : Kegiatan ini dilarang karena ketuanya terlibat
peristiwa 5 Agustus
Tindakan Rektorat : Kegiatan OS KM tidak di izinkan
No Kasus 6
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Badan Koordinasi Mahasiswa Bandung
Peristiwa/kejadian : Pelarangan menjadikan ITB sebagai sekretariat BKMB
Tindakan Rektorat : Pelarangan menjadikan ITB sebagai sekretariat BKMB
No Kasus 7
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Penyegelan sekretariat Program Pengenalan Lingkungan Kampus (PPLK)
Peristiwa/kejadian : PPLK dianggap sebagai markas KPM
Tindakan Rektorat : Sekretariat PPLK di segel
No Kasus 8
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Pencabutan status mahasiswa Geofisika
Peristiwa/kejadian : Korban mencatat nomor mobil tugas bakorstanasda
DO bagi mahasiswa tersebut dengan alasan status sarjana muda
No Kasus 9
Tahun Peristiwa: 1989
Kasus: Penggunaan sekretariat PPLK, Grup Apresiasi Sastra (GAS), lap. Basket
Peristiwa/kejadian : Menggunakan fasilitas ruangan dan lapangan tanpa izin
Tindakan Rektorat : 2 mahasiswa diberi peringatan keras
No Kasus 10
Tahun Peristiwa: 1990
Kasus: Peringatan peristiwa 5 Agustus
Peristiwa/kejadian : Peristiwa 5 Agustus tidak patut diperingati
Tindakan Rektorat : Ancaman sanksi bagi yang melakukannya
Subscribe to:
Posts (Atom)
