Monday, June 30, 2008

How cool this country

Di debenhams senayan city, orang-orang menengah keatas berebut demi bantal mulai dari merek florence sampe king koil dari harga 700 rebu dipotong jadi 350 rebu. Antrean panjang di counter2 pun terjadi dan ruang jual pun penuh dengan ibu-ibu bergincu, bapak-bapak berdasi, anak-anak muda dengan style masa kini. Tentu saja tidak ada bau badan, karena parfum dari berbagai merek terkenal bertebaran dan tentu saja ada AC yang sejuk dan dingin




Tidak beberapa jauh dari senci, orang-orang juga berebut, demi BLT 300 rebu perak (tentu saja kemungkinan dipotong juga ada) demi sejerigen minyak tanah, sebotol minyak goreng, seliter beras dan sebuah pulsa hp. Tidak ada fashion style disini, dan tentu saja bau keringat bertebaran, dan tidak ada AC, yang ada AC alam .. hehehe
HOW COOL THIS COUNTRY ISNT IT !!!



Thursday, June 26, 2008

Uncomferting feeling

totally confuse, broke, down, hurt, sink, alienated, bored, sick, in pain, uncomfortable and drowning. can you imagine when your world is turn up-side-down and you just lose everything you had before in your arm, when everything is just on their rite place, when you stand really strong with all your principals, and all of sudden it all disappear, gone, broke and you don't even know yourself, who you really are? yes baby, i've been there for such reasons that i can't even imagine are important things and can occur in my life. how wonderful..

( diambil dari blog seorang teman dari lagu pearl jam katanya)

But, it's totally right, have you been on that feeling? it's totally wonderful. Suddenly you lost your believe, your logical tree falls, all your plan get wrong, Every thing look disappear, gone, universe not in your side, and you realize that you alone , nothing can do, no idea, dont know what has to do, what should to do. Talk with another not help you, listen another only instant. So what can we do?

Sunday, June 15, 2008

Trip 2 hari 1 malam di kep. seribu. bersama stranger

Bagaimanakah pengalaman backpacker dengan stranger, itu baru seru. Well gw udah 6 tahun ga ketemu, bahkan kita juga ga pernah saling sapa dengan teman backpacker gw ini, dengan modal sama-sama nekad maka kita nekad ke p. pramuka dan janji ketemu di halte dukuh atas. Pertama yang dituju adalah muara angke. Jalurnya adalah ke stasiun kota , lalu naik 02 ke muara karang, terus naik 01 ke muara angke. Lalu jalan dikit dengan bau ikan-ikan dan akhirnya belok kiri nyampe ke dermaganya.


Muara angke mendung dan gerimis di pagi hari.



Ongkos ke p. pramuka adalah 30 rebu perak. Kapal berangkat jam 7.30 Sebelum nyampe p. pramuka, persinggahan pertama adalah p. untung jawa, terus ngelewati pulau yg ada bekas benteng belanda.


Sisi pulau untung jawa, kapal-kapal budidaya ikan air laut.



Ombak lagi ga bagus, jadi oleng kanan oleng kiri dan akhirnya banyak yang mabok laut. Untuk kita bawa tolak angin, orang pintar minum tolak angin. 2 jam perjalanan dan akhirnya nyampe juga. Pulau ini adalah ibukota kabupaten kep. seribu makanya gedung2nya banyak yg bagus. Karena rencananya siang langsung pulang, akhirnya kita putuskan jalan2 keliling pulau, dan akhirnya nemu side-side yang bagus.


Nih pantai termasuk lokasi yg enak dengan sebuah kursi lipat, buku, dan sebox beer dingin.




View sepanjang lokasi diatas adalah sebuah pemandangan jauh gosong pantai dengan kedalaman semata kaki ampe lutut dan minim karang, serta hamparan hutan bakau yg masih dini dibiakkan, cocok untuk berendam.



Rumah-rumah di p. pramuka cukup rapi dan bersih, sekolah ada juga disini meski UN SMU kemaren hampir 95% ga lulus.





Di p. pramuka juga ada penakaran penyu dan menara pemantau, dari menara pemandangannya cukup bagus untuk melihat keseluruhan pulau.


ntah ini kapal rusak atau ga



Selain itu, ini adalah tempat memperbaiki kapal, kebanyakan penduduk sini bekerja sebagai nelayan, dan banyak juga yang berdagang, hunian cukup banyak dengan variasi 300 ribuan yg kapasitas sampe 15 orang. Ikan bakar juga enak, apalagi bandeng tanpa tulang dengan harga cuman 30 rebu 2 ekor (1 kilo), dibandingkan dengan di jakarta yg dijual 40 rebu per-ekor.


dock kapal




penakaran penyu sisik



Setelah muter-muter, akhirnya kita balik ke dermaga untuk menunggu kapal balik, jam 1 ga ada, jam 2 ga ada, jam 3 ga ada, ternyata ga ada kapal yg ke jakarta, mampuslah kita ga bisa pulang, terpaksa ngampar, terus tiba-tiba ketemu dengan 2 orang backpacker yg ternyata emang sama2 tipe ngampar, dan ternyata dunia begitu sempet, temen dia adalah temen kita hahaha. Tuh orang sama-sama satu almamater, pernah satu kos-an dan satu kantor kerja, tapi yg satunya dah pindah ke deplu. terus kita coba cari tempat ngapar dan pesen ikan bakar sambil cari tempat buat gosip artis .. (soalnya ada yg kerja di insert hehehe). Akhirnya kita coba memutuskan cari tempat ngampar, sambil jalan gw liat ada tempat inap bagus orang2 yg tadi berangkat bareng ama kita. Terus gw bilang "kayanya didalam hangat" (soalnya lagi musim angin timur), eh ga disangka dipanggil ama rombongan itu dan ditawarin stay didalam karena mereka cuman 10 orang dan kapasitas 15 orang (asyik).

Lalu kita ke tempat ikan bakar. Ikan bandengnya keren, disajikan tanpa tulang, dan kulit ikan sudah tidak tersambung dibadan, dijamin masak dan bumbunya merata. Hehehehe, dan akhirnya besok harinya kita bisa pulang dengan kapal jam 7 pagi, ombak lebih gede dari kemaren, serasa naik kora2 2 jam, dan sampe jakarta makan pecel di stasiun kota.


Suasana dermaga di p. pramuka di pagi hari.

Sunday, June 8, 2008

Manado - tomohon -linau - tondano - bunaken

Bagaimanakah caranya mencapai manado-tomohon-linau-tondano dalam 2 hari. Let see ..

1. Tiket pesawat jakarta-manado dilayani oleh garuda, batavia, merpati. Kalo pengen nyampe manado pagi disarankan pakai batavia. Harga tiket batavia air (paling murah diantara yg lain) sekitar 950 rebu, kalo garuda bisa sampe 2 juta lebih. Naik batavia dari jakarta jam 9 pagi, rata-rata penerbangan selama 3 jam, karena perbedaan waktu, Menado 1 jam lebih cepat. Sampe manado disarankan untuk cari penginapan dan cek in.

Depan bandara udara sam ratulangi. Ada tulisan sitou timou ... (gak ngerti juga maksudnya apa)


Ruang tunggu airport , lihat hiasan kacanya

2. Dari bandara ke kota hampir tidak ada angkutan umum, yang ada hanya taksi, dan tarifnya gile .. 80 rebu bo .. buat sampe ke kota doang. Nah kalo mau ke kota, itu ngikutin ring road, kaya semacam jalan tol gitu, nanti bakal ketemu ama bigben dan patung yesus.


Patung Yesus Terbang, sebenarnya ada patung bigben, sayangnya susah ngambilnya pas lagi jalan


3. Manado sebagaian besar pusat kota terletak di bibir pantai. Pusat perbelanjaan dan mall-mall berada di area yang dinamakan dengan boulevard. Ini adalah kawasan pantai yang direnovasi. Lokasinya persis disebelah barat, jadi pas bgt ketika masa sunset dimana latar belakangnya adalah pulau menado tua.



Pulau Manado tua, tuh gunung langsung berhadapan ama pantai, kira-kira bisa didaki ga ya, kayanya keren banget tuh dpt view diatas sana


Pusat belanja sekitar pantai, hasil reklamasi pantai, katanya sewa di daerah boulevard ini mahal pisan, dan malam2 katanya suka dipakai buat orang anonoh hehehe




sunset di pantai manado, dengan latar belakang pulau manado tua, pas bgt arahnya di sebelah barat



4. Kebanyakan pusat perbelanjaan di manado di daerah bouleard, ongkos angkot sekitar 2500, daerah boulvard ini adalah dulunya daerah pantai yang direklamasi, sehingga daerah ini katanya sudah mahal sekali. Di manado sekarang juga lagi trend game center, ga banyak warnet disana, sekalinya ada warnet, itu adalah warnet besar yg didominasi ama game center dengan tarif 2 kali tarif di ibukota. Daerah boulevard juga jadi sentra tempat jajanan dengan menu ikan bakar tentunya yg rata-rata harganya dibawah 20 rebu. Untuk menghabiskan siang dan sore, bisa berkeliling disini sambil membeli oleh2.

5. Selain manado, selama sehari penuh kita bisa berkeliling di daerah sekitar manado. Let see .. saran yang bagus adalah ke tomohon. Dari terminal karambosan, naik bus dengan tarif 6 rebu ke terminal tomohon. Tomohon ini adalah kota dengan sejuta bunga karena hampir sepanjang jalan yg kita liat adalah pengjual tanaman dan bunga. Kira-kira 45 menit setelah nyampe tomohon, pilihannya ada dua, ke danau linau atau ke danau tondano.



jalan menuju tomohon, sempit dan kanan kiri penjual bunga dan taman hias


pasar di manado, macet bgt, banyak angkot ..



pasar di tomohon, dengan para penjual ayam jantan aduan, ya u know lah manado gitu

Danau linau ditempuh dengan waktu 45 menit dengan menggunakan mikrolet dan tarif 6 rebu rupiah. Danau 3 warna karena ada belerang dibawah ini dikelola oleh swasta dengan cafe diatasnya, biasanya weekend dan holiday rame sekali, danau cukup kecil tapi bersih, dengan uang masuk 20 rebu kita bisa dapatkan free tea atau cofee, cocok untuk menyendiri dengan sebuah laptop. Untuk sampe kesini, harus jalan dulu dari lahendong (ntar minta turun di gereja), dengan angkot jurusan tomohon-sonder.



danau linau, ada 3 warna, biru hijau kuning, efek dari belerang dibawah dan sinar matahari



makhluk2 kecil di linau, selain capung, ada suka banyak bangau, apalagi menjelang sore..



linau lagi, dikelola ama swasta, ada pavling beton sebagai tempat berjalan-jalan dan cafe diatasnya, bersih dan sejuk.


linau dari atas, danaunya ga terlalu besar, se-situ lembang, tapi dikelola dengan baik.



linau dengan 3 warna, diambil dari cafe diatasnya,



view linau yang lain :







6. Danau tondano juga ditempuh dalam waktu 45 menit, dengan angkot tomohon-tondano, lalu lanjut tondano-remboken yang bertarif 6 rebu rupiah, ada banyak penginapan dan rumah makan yang menyajikan hidangan ikan bakar yg dipeternakan disana dengan harga rata-rata dibawah 20 rebu. Selain danau tondano, kita bisa juga menikmati panorama gunung lokon. Sehari penuh dengan santai, kita bisa habiskan di dua tempat ini. Alangkah baiknya menjelang siang di tondano sambil makan siang, dan menjelang sore di linau untuk melihat panorama bangau2 berterbangan dan pantulan cahaya matahari



mujair bakar di tondano, ada ikan kaya teri yg diambil dari danau linau dibuat dalam bentuk perkedel


danau tondano



salah satu rumah makan di tondano, tempatnya terapung



peternakan ikan mas .. aslinya gede2


penginapan di tondano dengan view danau dan rumah makan



tondano dan pohon natal dari bambu



tondano dengan view awan dan peternakan ikan




7. Hari kedua, bisa habiskan sehari penuh di bunaken. Dari dermaga, rata-rata ke bunaken naik perahu bermotor adalah 300 rebu sehari penuh PP. Untuk liat kehidupan bawah air harus sewa perahu kaca 200 rebu, untuk snorkling sewa alat 75 rebu dan diving 750 rebu. Ada tempat penginapan disana dengan tarif 150 rebu semalam plus 3 kali makan. Souvenir seperti baju, gelang, gantungan kunci banyak ditemukan disana. rata-rata untuk tempat snorkling kedalamannya 70 cm, sedangkan diving bisa sampe 10 meter, dipenuhi dengan ikan hias seperti ikan kupu2, dan kalo beruntung bisa liat napoleon dan turtle.



pulau bunaken dan penginapan serta tempat makan, pasirnya ga putih, jadi sebenarnya ga cocok buat jemur



back to bunaken , dengan view gunung manado tua, lama perjalanan 45 menit


kerajinan di bunaken, mulai dari kerang sampai dengan bambu



pantai bunaken, banyak anjing berkeliaran


bawah laut bunaken




mau selam , bayar 750 rebu, tapi dapat view kaya diatas